Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Rayapos | Jakarta – Maag merupakan penyakit umum yang sering dialami kebanyakan orang. Maag terjadi akibat gangguan kerja lambung dan kerusakan yang terjadi pada organ lambung tersebut. Bagi penderita maag, dokter umumnya menyarankan untuk menghindari beberapa jenis makanan guna meringankan beban kerja saluran pencernaan dan membantu menetralisir kelebihan asam lambung.

Biasanya, penderita maag disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang bertekstur lunak dan lembut, sepertu bubur, kentang rebus, telur rebus dan sejenisnya. Gunanya adalah untuk memudahkan lambung mencerna makanan, sehingga tidak terlalu memperberat kerja sistem pencernaan.

Selain makanan lunak, penderita maag juga boleh mengkonsumsi yoghurt.

Seperti diketahui, bakteri baik probiotik yang ada di dalam yoghurt terbukti memiliki segudang manfaat untuk kesehatan pencernaan, salah satunya adalah membantu meringankan iritasi usus besar dan diare. Karena itulah, penderita maag  bisa mengkonsumsi probiotik dari suplemen atau dengan makan yoghurt.

Lalu apa saja yang tidak boleh dimakan saat maag kambuh? Berikut beberapa jenis makanan yang disarankan untuk dihindari menurut ahli penceranaan dari University of Nebraska Medical Center di Omaha, AS.

  1. Hindari makanan berlemak

Sebagai penderita sakit maag, Anda perlu menghindari konsumsi makanan berlemak untuk meringankan beban kerja perut Anda.

Makanan tinggi lemak, seperti mentega, susu, keripik, burger, atau gorengan merupakan makanan yang sulit dicerna dan merangsang otot saluran pencernaan menegang karena bekerja terlalu keras. Akibatnya, proses pengosongan lambung menjadi lebih lambat dan menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan (heartburn).

  1. Hindari makanan pedas

Jika sakit maag Anda sedang kambuh, hindari makan makanan pedas. Terutama jika Anda juga mengalami mual, muntah, dan diare.

Makanan pedas dapat mengiritasi kerongkongan dan usus besar, hingga bisa memperparah gejala maag kronis.

BACA JUGA :  Mengatasi Maag dengan Kunyit

Hindari juga konsumsi rempah-rempah, termasuk bawang putih atau bawang merah yang juga bisa membuat perut Anda semakin sensitif.

  1. Hindari minuman berkafein dan soda

Saat maag kambuh, Anda wajib menghindari minuman yang mengandung kafein, seperti kopi dan teh, juga minuman bersoda. Pasalnya, minuman ini cenderung menimbulkan gas yang bisa menyebabkan perut kram dan diare. Selain itu, minuman berkafein bisa memperburuk keparahan gejala refluks asam lambung (GERD)

Jadi, pilihlah minuman yang tidak bersoda dan tidak mengandung kafein, seperti teh herbal atau air putih. Atau jika Anda penggemar teh atau kopi dan sulit untuk menahannya, batasi asupannya sekitar satu atau dua gelas sehari.

  1. Hindari minum susu

Kalsium merupakan salah satu zat esensial yang diperlukan dalam tubuh, umumnya didapatkan dari susu atau keju. Namun, untuk orang dengan intoleransi laktosa, konsumsi produk berbahan dasar susu dapat menyebabkan diare, perut kembung dan kram.

Susu merupakan kelompok makanan yang sulit dicerna karena adanya kandungan laktosa. Bila laktosa tidak dicerna dengan benar, hal ini dapat menyebabkan perut kembung.

Salam sehat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *